Diseleksia, Bedah Buku Ayat-Ayat Kehidupan


Selama ini orang mengganggap diseleksia adalah sebuah penyakit kejiwaan? Benarkah seperti itu? Aku pun tertarik untuk mengenal diseleksia lebih lanjut.

Memori waktu kecilku dulu, sering tertukar antara huruf L dan R baik itu ucapan maupun tulisan. Sedangkan saat berbicara pun, aku harus berbicara dengan pelan-pelan agar tidak belibet. Tetapi mengenang masa kecil, adalah saat di mana Bapak mengajarkan matematika dengan simbol dan perumpamaan, sehingga nilai matematikaku selalu di atas rata-rata.

Belakangan ini, aku baru menyadari. Mungkin aku juga termasuk diseleksia, tapi berkat Bapak dan Ibu, aku jadi berhasil menyelesaikan persoalanku sendiri.

Melalui WAG Bedah Buku Ayat-Ayat Kehidupan, kita akan mengenal diseleksia lebih lanjut dari pakarnya langsung, Nurul Laura Suparlan seorang penggiat diseleksia, ibu dari anak diseleksia dan penulis di Ayat-Ayat Kehidupan melalui tanya jawab berikut ini.



Pertanyaan:

1. Nama: Rani R Tyas
Pertanyaan:
Halooooo ndan,
  1. Apakah diseleksia bisa menurun kepada anak bila orang tuanya ternyata juga diseleksia?
  2. Apakah kesulitan membaca huruf hanya terpaku pada huruf p dan d? Bukan R atau L seperti orang cadel? Kebetulan saya dulunya cadel, dan ini berimbas pada penulisan juga sering susah membedakan mana yang harus menggunakan huruf R dan mana yang menggunakan huruf L.


Jawab
1. Hai hai ndan Rani

Jawaban pertanyaannya ya :

1. Betul, disleksia bersifat genetik jadi akan menurun dari orangtua pada anaknya.

2. Kesulitan membaca tidak sama antara satu anak disleksia dengan anak disleksia yang lain. Bisa jadi p dengan d, bisa jadi b dengan d, bisa jadi 4 dengan h, bisa jadi p dengan q, bisa jadi n atau ng atau ny semua dibaca n.

Dan perlu diperhatikan, tidak selalu anak disleksia memiki kesulitan membaca... jadi bisa saja membacanya tidak ada masalah tapi bahasa sosialnya yang bermasalah

2. Nama: Mittya Ziqroh
Pertanyaan:

Halooooo ndan,
Mohon penjelasannya Ndan terkait disleksia bahasa sosial. Apa yang terjadi pada anak dengan kondisi seperti itu? Terimakasih

Jawab
2⃣Halooo ndan Mittya, akan saya jawab ya pertanyaannya.

Sedikit saya luruskan ya, jadi bukan disleksia bahasa sosial tapi disleksia adalah gangguan bahasa meliputi bahasa tulisan, lisan dan sosial.

Gangguan bahasa tulisan contohnya menulis hilang kata/huruf, tidak sesuai kaidah, sulit menggunakan kata sambung.

Gangguan bahasa lisan contohnya disartikulasi, sulit menangkap instruksi majemuk, kosakata terbatas, bercerita tidak runtut.

Gangguan bahasa sosial contohnya : tidak bisa melihat bahasa tubuh lawan bicara, terlihat tidak tahu aturan, sulit memahami kata-kata abstrak, sangat baku dan kaku pada aturan.

Jika anak mengalami gangguan sosial, maka lambat laun anak akan terganggu perilakunya. Anak tumbuh tidak sesuai perkembangan milestone, contohnya : anak usia 10 tahun tapi masih suka lari-lari di kelas di saat teman2 duduk di kelas, anak usia 12 tahun tidak tahu apa yang harus dilakukan saat dia lapar, remaja yang selalu mengeluh dan tidak ada inisiatif untuk menyelesaikan tugas.

Itu sebagian contohnya yaaa.

Oh iyaaaa.....ada penelitian yang menyebutkan bahwa 1 diantara 10 orang itu adalah penyandang Disleksia.

Nah nah nah πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ
Jadi....kalo misalkan di dalam grup ini ada 200 orang, maka 20 orang dong penyandang Disleksia
πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ

Cuma semua itu memang ada tingkatannya....yang ringan, sedang dan yang berat 🀭🀭🀭🀭

Silviana Ayuliastuti : Klo mau cek anak disleksia ke psikolog ya? Mau memastikan gitu. Apa ke dokter anak..enggak kan ya?

Dyah Ahsina: Bisa ke psikolog, bisa ke dokter yang memang memahami disleksia.
πŸ‘†πŸ»jawaban dr narsum

Hera A: Adakh tes sederhana tuk mengetahui ya?
Dyah Ahsina: jawabnya : ada. Tapi kl mau dibahas, kayake musti sesi tersendiri

3. Nama: jessie
Pertanyaan:
1. kisaran umur brp anak bisa ketauan disleksia?dan apa penyebabnya?

jawab
Jadiiiii....

jawaban atas pertanyaan ke 3

Dijawab ya ndan Jessie...terimakasih sudah menunggu dengan sabar 🀭

Anak baru bisa ditegakkan diagnosa disleksia pada usia 7 tahun.

Tapi sebelum usia 7 tahun, akan terlihat tanda-tanda dan gejala disleksia dengan cara melihat milestone anak, seperti berapa jumlah kata yang biasa diucapkan oleh anak usia 4 tahun, apakah si anak 3 tahun sudah bisa mengayuh sepeda, apakah si anak 5 tahun sudah bisa membuka kancing baju.

Perkembangan yang tidak sesuai dengan milestone, bisa dikarenakan oleh banyak hal...dan itu harus dikonsultasikan pada tenaga ahli supaya Kita orangtua tahu apa yang terjadi dengan anak kita, dan in tidak selalu karena si anak penyandang disleksia ya, bisa jadi karena sebab-sebab yang lain.

Dalam buku Ayat-ayat Kehidupan, diceritakan bahwa anak saya Ilham berusia 9 tahun,  dikatakan oleh dokter bahwa perilakunya seharusnya sudah tidak demikian.

Jadi, sangat penting bagi orangtua untuk tahu dan mengikuti milestone perkembangan anak.

4. Nama: Emha Ainun N. Azizah

Halooooo ndan Nurul Laura
Pertanyaan:
  • bagaimana awalnya tau anak Disleksia? Di usia brp?
  • adakah cara pencegahan jika memang bukan dikarenakan salah asuh?

Terima kasih...

jawab

Halooo ndan Emha Ainun, saya jawab ya.

1. Apakah yang dimaksud anak saya? Kalo anak saya Ilham, seperti saya ceritakan dalam Ayat-ayat Kehidupan...pertama ketahuan disleksia di usia 7 tahun karena bicara terbalik-balik, dan ternyata 1.5 tahun kemudian disleksianya menjadi berat karena salah penanganan.

Eitsss  ga seru ya kalo diceritain di sini, nanti bisa dibaca langsung ya ndan di Ayat-ayat Kehidupan .

Kalau untuk anak pada umumnya, seperti jawaban di pertanyaan sebelumnya...bisa ditegakkan disleksia atau tidak di usia 7 tahun.

2. Disleksia tidak dapat dicegah, karena disleksia bersifat genetik.

Pola asuh yang tepat, dapat membantu anak mengatasi kesulitannya.

5. Nama: Ayuk

Halooooo ndan,

Pertanyaan:
Mulai usia berapa anak di ketahui disleksia mbak Nurul ? Terima kasih Mbak Nurul😊

jawab

Halooo juga ndan Ayu,

Sejak usia 7 tahun ndan...tapi sejak usia 2 tahun anak bisa dilihat apakah dia mengalami gangguan bahasa ekspresif atau tidak?

Misalkan diajak ngomong ngerti ga? Bisa mengungkapkan keinginan tidak? Suka marah-marah tidak?

Kurang lebih demikian ya ndan Ayuk

Jadi lebih tepatnya begini...deteksi dini disleksia.

Di bawah 7 tahun namanya kelompok resiko disleksia, jadi sebelum usia 7.

Cuma biasanya udah bisa terdeteksi disekitar usia 5 thn

Ehmmmm saya ngomongnya kok jadi belibet ya....tapi paham Kan ya ndan yang saya maksud 🀭

6. Nama: Kartika

Pertanyaan:
Assalamu'alaykum wr.wb bunda Nurul, terima atas sharingnya. Smg Alloh membalas pengorbanan ibu dg sebaik2 balasan.. Sy mau tanya pengalaman ibu, bgmn ibu mengetahui gejala dyslexia putra ibu?

Dr sekian gejala, diusia brp ibu mantap mendapat diagnosa tsb?

Apakah keterlambatan bicara mrpkn salahsatu gejalanya? Anak sy 4th1bln. Baru bisa bicara sekitar usia 3thnπŸ˜”

jawab
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh

Aamiin, terimakasih ndan Kartika.

Tapi ini insyaallah bukan pengorbanan ndan, ini adalah perjuangan πŸ’ͺ🀭❤❤❤❤.

Pengalaman saya, waktu itu ada seorang teman yang mengobrol dengan anak saya Ilham dan Ilham berbicara dengan terburu-buru, tidak runtut dan tidak fokus. Teman mengatakan pada saya bahwa kemungkinan anak saya disleksia. Saya tidak terima 🀭🀭🀭, ketika saya browsing....ternyata dari 12 tanda2 disleksia, ada 9 di anak saya πŸ˜….

Saya dan suami memulai terapi di usia Ilham 9tahun 😭...sampai saat ini saya masih suka berandai-andai jika dulu kami terapi di usia 7tahun itu, mungkin IQ nya tidak perlu turun hiks hiks.

Untuk lebih lengkapnya, dibaca di Ayat-ayat Kehidupan yaaaa ❤❤

Betul ndan, keterlambatan bicara bisa menjadi salah satu ciri. Segera cek milestone perkembangan anak ya ndan 😘πŸ’ͺ

7. Ndan Ainun
1. Saya pgn suatu hari nanti punya taman baca anak. Sebaiknya langkah awal apa yg bisa dilakukan? Mengumpulkan koleksi buku dulu kah?

2. Bagaimana trik spy anak mau mendengarkan kita mendongeng?

jawab
Hai ndan Ainun,

1. Apakah yang dimaksud buku untuk anak disleksia?

Untuk anak disleksia, ketika si anak belum memiliki kepercayaan diri dengan bacaan...sebaiknya dibiasakan dulu dengan buku-buku yang spasi agak besar dengan tipe huruf yang simpel.

Untuk awal, bagus jika tulisan menggunakan background warna2 lembut seperti hijau muda yang pastel, biru langit, pink muda dan berangsur-angsur dikurangi penggunaan tulisan dengan background warna-warna lembut dan anak terbiasa menggunakan background tulisan berwarna putih.

2. Untuk anak disleksia dengan cara mengkondisikan lingkungan saat kegiatan mendongeng supaya mendukung kegiatan, sehingga anak tidak mudah terdistraksi dan bisa fokus.

Rani R: Wah serunya.. Jadi inget dulu alm bapak punya metode sendiri untuk ngajarin matematika dan ya alhamdulillah cocok. 🀭 anak diseleksia itu biasanya cerdas dan kreatif nggak sih? πŸ™ˆ

Iyessssss....mereka berpikir out of the box, cuma ya gitu kalau ga diarahkan....bisa wow banget di luar jalur 🀭🀭🀭
πŸ‘†πŸ»dr narsum

8. Nama: dewi

Halooooo ndan,

Pertanyaan: saat SD saya sering sekali salah baca, misal kepala terbaca kelapa, kedelai terbaca keledai, sehingga jadi bahan tertawaan teman2, makin dewasa saya baru sadar bahwa saya termasuk orang yang kesulitan dalam menyampaikan pesan kepada orang lain, kata teman2 saya ini muter-muter kalau ngomong.

Apakah saya penderita dyxlexia ? Jika iya, bagaimana mengatasinya megingat saya sudah dewasa.
Maaf...bahasa saya muter-muter πŸ˜…πŸ™

jawab

Halooo ndan Dewi,

Hihihi tossss #eh

Jadi memang salah satu tanda-tanda disleksia seperti yang ndan Dewi sebutkan tadi, dan anak saya dulu menyebut jembatan dengan benjatan, pekanbaru dengan kepanbaru, bahkan dia membaca pun bisa dari tulisan Sultan Mahmud menjadi Saltun Muhmad 😍

Untuk kita yang sudah dewasa ini, kita bisa membuat strategi supaya masalah-masalah kedisleksiaan kita tidak menguras energi, mengganggu orang lain dan justru bisa mendukung kinerja kita.

Misalkan untuk kasus ndan Dewi, untuk mencegah berbicara muter-muter, ndan Dewi harus menenangkan diri terlebih dahulu.

Berbicara dengan pelan, fokus pada tujuan bicara dan jika perlu membuat poin-poin yang akan dibicarakan sehingga tidak muter-muter lagi πŸ€­πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜….

Semoga bisa membantu ya ndan Dewi.

9 Nama: Resti Kurniawati
Halooooo ndan,

Pertanyaan:
  1. Boleh diberikan contoh tanda diklesia Ndan? Karena ada perkembangan bayi yang memang agak lambat dibanding dengan yang lain, tapi tidak diindikasikan sebagai diklesia.
  2. Kalau sudah ke tenaga ahli bisakah diklesia kembali normal?
  3. Cara menguatkan hati Ndan ketika buah hati dinyatakan diklesia?
  4. Apa yang harus dilakukan orang sekitar dengan penderita diklesia maupun keluarganya?

Terima kasih Ndan.

jawab
Halooo ndan Resti, saya jawab yaaa.

1. Bisa di cek di milestone perkembangan bayi ya ndan untuk tahu perkembangannya sudah sesuai atau belum.

Sebagai contoh, apakah di usia 2 tahun sudah bisa mengikuti instruksi? Apakah di usia 2 tahun bisa melempar bola? Apakah di usia 4 tahun bisa mengulang suku kata yang sama?

2. Tidak ndan, karena disleksia tidak dapat disembuhkan. Yang bisa dilakukan, anak dibantu untuk belajar mengatasi masalah yang ada pada dirinya.

3. Hiks hiks jadi gimana gitu😭

Saya butuh proses panjang ndan, karena memang itu tidak mudah.

Cerita sedih-sedihnya ada di Ayat-ayat Kehidupan ya πŸ€­πŸ˜…

Wajar memang jika orangtua sulit menerima bahwa buah hatinya disleksia...tapi kita orangtua anak2 disleksia harus sadar sepenuhnya bahwa anak-anak kita tidak memilih mereka dilahirkan untuk menjadi anak-anak disleksia, dan kita orangtuanya....harus sadar bahwa kita yang me"wariskan" disleksia pada mereka karena disleksia bersifat genetik πŸ€­πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… jadi orangtua anak disleksia harus kuatttt πŸ’ͺ🀭πŸ’ͺ

4. Sebaiknya mendukung, meski untuk mendapatkan dukungan lingkungan, keluarga besar, sekolah tidak mudah....tapi percayalah, insyaallah tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha, mencoba dan berdoa.

Semoga bermanfaat ya ndan

10. Nama: reniy
Halooooo ndan,
Pertanyaan: anak saya skg 8th. Skg kls 2sd. Baru bisa baca ktk berumur 6tahun

Sblmnya pernah d tes psikolog krn keterlambatan membaca hasilnya disleksia. Tapi kalau menurut sya kok normal2 saja ya. Sebenernya yg paling menonjol dari anak disleksia ni apa ya.

Oh iya utk pelajaran math sgt tertinggal.

Sedangakn untuk menukis dan membaca tdk ada hambatan. Hobinya menulis cerita komik

jawab
Halooo ndan Reniy, saya jawab yaaa.

Mungkin ndan Reniy bisa menghitung jumlah kata per menitnya saat Ananda sedang membaca, disitu bisa terlihat apakah itu sudah sesuai dengan usianya apa belum.

Untuk tertinggal di matematika, memang sebagian anak disleksia mengalami hal tersebut, dan ini juga terjadi pada anak saya.

Tapi tidak perlu bersedih, dengan cara dan metode yang tepat, kemampuan anak disleksia bisa sama dengan anak normal yang lainnya.

Wahh keren sekali, ayo ndan bakat Ananda terus diasah supaya bisa menjadi sumber kepercayaan dirinya.

11. Nama: Sita Syahri
Halooooo ndan,

Pertanyaan: Apa sudah dipastikan disleksia jika anak usia ora sekolah sulit fokus dan sering tertukar mengenali huruf latin? Padahal huruf Arab lancar-lancar saja.

Terima kasih πŸ™πŸΌ

jawab
Halooo ndan Sita,

Untuk memastikan anak disleksia atau tidak, harus datang ke tenaga ahli. Supaya lebih tenang, bisa cek milestone perkembangan anak.

Lancar saat membaca huruf hijaiyah, tapi tidak bisa membaca huruf latin...ataupun sebaliknya, belum cukup untuk mendiagnosa apakah anak disleksia atau tidak

12 Nama: Marita
Halooooo ndan,
Pertanyaan:
  • sejak kapan mengetahui anak2 nya ternyata dyslexia?
  • hal2 apa yang harus dipersiapkan ortu ketika anaknya didiagnosa dyslexia?

jawab
Halo ndan Marita,

Ilham anak saya yang pertama di usia 7 tahun dan Ihsan karena kakaknya disleksia, maka saya bawa ke tenaga ahli di usia 2.5tahun...dan sudah menunjukkan gejala disleksia dengan IQnya yang tinggi tapi dia memiliki kecemasan berlebih πŸ˜ͺ

Hal yang perlu dilakukan orang tua ketika anaknya didiagnosa disleksia adalah mempersiapkan diri untuk bisa menerima dengan lapang dada, menguatkan diri, mau belajar, dan berkomitmen untuk berusaha konsiten.

Tidak mudah...tapi tidak ada pilihan lain selain harus bisa πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ€­πŸ€­πŸ€­πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…❤❤❤

13 Nama: Heny
Halooooo ndan,
Pertanyaan: Ketika kita tau anak kita menderita disleksia, kemana kita hrs berkonsultasi, apakah ke psikolog, psikiater, atau dr syaraf anak?  Dan apakah dislekasia ada tingkatannya?  Terima kasih

jawab
Halooo ndan Heny,

Ketika kita mulai curiga anak kita disleksia, kita harus segera mencari tenaga ahli yang memang memahami disleksia, bisa dokter spesiali dan bisa juga psikolog.

Disleksia ada tingkatannya, seperti yang saya ceritakan dalam buku Ayat-Ayat Kehidupan...ketika Ilham dari disleksia sedang menjadi disleksia berat πŸ˜ͺ😭, dan yang bisa menentukan tingkatan-tingkatan disleksia hanya dokter dan melalui pemeriksaan intensif.

14. Nama: Naomi
Mbak, mau tanya..
Anak saya sdh smp.. Mapel fisika dan matematika semakin banyak simbol ya.. Dan anak saya blank... πŸ™Š
Diajari nanti trus bisa ngerjain.
Tp di sekolah nggarap dewe salah lebih dr separo... πŸ™ˆ
Maksudnya saya mau tanya tips dan trik ngajari anak disleksia ttg simbol2 yg membingungkan itu.. 😁
Suwun..

jawab
Haiiii ndan Naomi.... Saya jawab yaaa

Jadi ada penelitian nih ndan, yang menyebutkan bahwa ketika anak disleksia itu kurang di suatu pelajaran dibandingkan anak yang lain, maka dia harus berusaha dengan rumus kuadrat dibandingkan anak yang lain.

Jadi misalkan anak lain menghafalkan rumus butuh waktu 4 jam, maka ananda akan membutuhkan waktu 4x4jam untuk hafal rumus.

Kalau anak lain menghafalkan rumus butuh 6jam, maka ananda butuh waktu 6x6jam.

Fiuhhhh berat ya ndan, tapi semangat ndan Saya juga mengalami hal yang sama 🀭πŸ’ͺ.

Nah tapi kebalikannya ndan, misalkan Ananda menyukai sesuatu hal...misalkan memasak atau olahraga, maka kemampuannya untuk belajar di bidang tersebut jauhhhhhhhh lebih cepat dibandingkan anak yang lain.

Jadi segera temukan bakat dan minat ananda ya ndanπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ❤❤❤

15. Nama: Vicky Nug
Halooooo ndan,
Pertanyaan:
  1. Apa itu diseleksia? adakah hubungannya dengan autis?
  2. Saya punya anak didik autis ringan. Kira2 cara mengajar yang baik untuk anak dengan keterbatasan ini bagaimana?
  3. Minta tolong ceritakan sedikit tentang pengalaman menghadapi anak yang istimewa. Sebagai motivasi bagi saya dan mungkin teman-teman yang lain.

terima kasih

jawab
Hai ndan Vicky,
1. Disleksia >>> gangguan berbahasa baik lisan, tulisan, sosial (lebih jelas bisa dibaca di materi)
2. Mohon maaf, saya belum belajar mengenai autis.
3. Setiap anak adalah titipan, dan saya sebagai orangtua harus belajar dan berusaha semaksimal dan semampu saya untuk membantunya menjadi manusia mandiri dan bermanfaat

16 Nama: Isyana
Halooooo ndan,
Pertanyaan: apakah disleksia sepenuhnya tidak bisa membaca huruf? Dan adakah levelnya?

jawab
Halooo ndan Isyana,

Tidak selalu ndan, ada banyak anak disleksia yang tidak bermasalah di area membaca.

Level yang dimaksud mungkin tingkatan ya..ada, disleksia ringan, disleksia sedang, disleksia berat.

17. Ummu Uwais - Bekasi
Hallo bunda, saya mau tanya. Jadi saya punya keponakan saat ini sudah 4th. Jika dipanggil namanya dia tidak menoleh, tapi dia bisa mendengar. Bahkan senang mendengar lagu2 favoritnya. Kemudian jika kita paksakan dia untuk menoleh dan kita bicara. Dia tidak bisa kontak mata. Ga bisa fokus matanya ke mata kita. Bisa bicara, bisa menyanyi, tapi jika diajak berbicara/ngobrol ga pernah nyambung (seakan kita ga bicara ma dia). Apakah ini termasuk disleksia? Bagaimana cara memberitahu ibu/ayahnya. Saya takut menyinggung perasaannya. Dan kedua, apakah ini bisa sembuh/nornal kembali seperti anak pada umumnya. Dan jika ini dibiarkan mempengaruhi ia saat besar?

Mohon maaf terlalu panjang. Terimakasuh ndan atas sharingnya πŸ™πŸ»

jawab
Ndan ummu Uwais,

Saya tidak bisa mendiagnosa apa yang terjadi dengan keponakan tersayang karena saya bukan dari medis. Akan lebih baik jika keponakan tersayang dibawa ke dokter yang memahami tumbuh kembang anak.

Mungkin ndan ummu Uwais bisa memberi tahu dengan cara halus, misalkan memberikan buku tumbuh kembang anak atau mengajak ibundanya ke grup parenting, atau bisa juga dengan memberikan mainan untuk anak usia 4th (dg tulisan 4+)  dan jika keponakan tidak bisa memainkannya, ndan ummu Uwais bisa menunjukkan kekhawatiran selanjutnya menunjukkan milestone perkembangan anak yg sudah disiapkan sebelumnya.

Semoga berhasil ya ndan ummu Uwais

18. aini
Maaf ndan mau tanya, Mohon penjelasannya.. Orang yg Typo apakah termasuk disleksia ? Kalo lg ngobrol sering belibet ngomongnya.. seperti Kak Isyana Sarasvati penyayi wanita.. Ia juga menyebutkan "mempesona" jd "memesona" seperti yg td ndan jelaskan hurufnya hilang.

Lalu bagaimana cara penyembuhannya ? Terima kasih

jawab
Lanjut ke pertanyaan terakhir
Hihihihi tidak selalu ya ndan, bisa jadi iya bisa jadi tidak. Karena until menegakkan sebuah diagnosa, harus diperiksa secara khusus dan teliti.

Tapi bisa juga sih ndan...#eh

Seumpama disleksia, tidak bisa disembuhkan

 Yang bisa dilakukan dengan berlatih dan mencari supaya "belibet"nya berkurang 🀭

Semangat ndan....saya pun sering belibet

Toss Belibet

***
Titipan dari Mbak Nurul Laura Suparlan,
Untuk para orang tua yang mendapatkan titipan buah hati, untuk para calon orang tua, untuk para guru...setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dalam pelukan cinta dan kasih sayang. Memberikan mereka kasih sayang, berarti menjaga senyuman mereka tetap bersinar.

Untuk para orang tua dengan anak istimewa, percayalah...kita mendapat titipan anak istimewa karena kita orangtua istimewa.

Tugas kita...belajar, berusaha dan berdoa, hasil akhir adalah rahasia Allah swt....mari kita nikmati peran kita sebagai orangtua yang bahagia.
😘😘😘😘

πŸ‘†πŸ»bonus buat mengecek diseleksia dengan tes sederhana 
http://dyslexiatest.me

30 komentar

  1. Terimakasih sharingnya mba 😍 beberapa lalu Saya dapat sharing Dr teman yg anaknya kemungkinan disleksia. Tulisan ini bisa referensi

    BalasHapus
  2. Dulu, Nai selalu aja ketuker antara huruf d dan b. Entah sampai SD kelas berapa. Saya lupa dan gak pernah berpikir apakah dia diseleksia atau bukan. Kalau sekarang alhamdulillah udah enggak. Tetapi, diseleksia ini jadi pengetahuan baru buat saya :)

    BalasHapus
  3. oh ternyata genetik juga yaa. Iya ya, anak kalau belum bisa baca harus dicari akar masalahnya, jangan2 diseleksia. Soalnya ada ortu yang malah marah dan maksa anak buat les baca.

    BalasHapus
  4. aku jadi pengen baca bukunya penasaran gmn karena penulis terlambat tahu y mb anaknua disleksia pasti sedih banget deh

    BalasHapus
  5. Setau aku, orang-orang disleksia ini biasanya malah pinter-pinter, punya kecerdasan di suatu bidang yg diatas rata-rata. Tinggal tergantung support systemnya aja menyikapi 'kelebihan' ini :) Memang jadi ortu itu haru terus belajar dan belajar dan mau menerima kondisi anak apa adanya, supaya bisa melihat potensi2 tersembunyi si anak :)

    BalasHapus
  6. Seumur-umur saya belum pernah ketemu orang/anak disleksia. Selama ini cuma tahu dari film india Tar Zamen Paar. Pengin gitu ngobrol dan tanya-tanya, apa yang dia rasakan ketika melihat angka dan huruf. Saya lihatnya malah unik dan entah perasaan yang muncul adalah terpana. Di balik kekurangan itu, pasti si anak punya potensi besar di suatu bidang. Potensi yang kalau diketahui dari dia kecil dan ditekuni, anak itu bakal jadi orang hebat. Ini yang bikin saya kagum.

    Bahkan sambil ngetik komen ini pun hati saya menaruh hormat besar ke orang-orang disleksia yang nggak pantang menyerah dan berprestasi justru karena kekurangannya itu.

    BalasHapus
  7. Mba aku tahu istilah disleksia tapi baru tahu ciri-cirinya. Dan teryata memang menganggu ya karena kurang konsentrasi dan kalo ngomong belibet. Dan kok aku agak curiga ciri-ciri itu mengarah ke aku, mba ?

    BalasHapus
  8. Ohh jadi ketahuannya itu di umur 7thn ya Mbak, tapi sejak dini bisa dilihat juga ya tanda2nya seperti yg Mbak cerita ttg anak kedua yah.
    Kadang kita anggap hal biasa aja ya anak ngomong kebalik-balik, tapi ternyata itu bisa jadi salah satu ciri anak diseleksia ya Mbak. Noted ini ilmu2nya. Makasih ya Mbak :)

    BalasHapus
  9. anakku yang kedua telat banget bacanya, udah takut aja disleksia. Padahal dianya yang emang menolak membaca hehe...pas udah kesindir sama kakaknya langsung bacanya lancar banget hahaa.. bermanfaat banget mba tulisannya

    BalasHapus
  10. Aku malah salut sama Grup Whatsapp yang produktif begini, WAG bedah buku, keren mba, bisa bener-bener fokus pada pengetahuan ya, salut

    BalasHapus
  11. harus selalu semangaaat ya mba..karena memang perlu konsistensi dan kesabaran. Aku pernah baca kalau baanvak kok anak dislexia yang tetap sukses hidupnya

    BalasHapus
  12. hooo faktor genetik juga ya mba...
    harus dicoba nih cek tes sederhana itu sama anakku hihihi...
    Thanks infonya ya mba :)

    BalasHapus
  13. Wah aru ngeh sampai 33 persen nya penderita disleksia nih.... Btw hra buru2 bs terdeteksi nih kalau engga bs jd lebih parah krn salah pe gaw]@@2@

    BalasHapus
  14. Wah baru ngeh sampai 33 persen ndr kita tu penderita disleksia nih.... Btw hrs buru2 bs terdeteksi ya ternyata kalau engga bs jd lebih parah krn salah penanganan..

    BalasHapus
  15. Waaahhh, ternyata ada 1 dari 10 orang yang mengidap disleksia ya. Jangan-jangan kericuhan di media sosial ini gara-gara ini ya Mbak, banyak yang canggung bahasa sosial, namun tidak menyadarinya....

    BalasHapus
  16. jangan2 aku disleksia ya :(

    suka nggak komsen gitu kurang fokus dan kalau ngomong suka typo.

    BalasHapus
  17. Kukira ini buku novel juga. Ternyata Ayat-ayat Kehidupan itu buku parenting tentang tahap perkembangan anak ya. Bagus dan bermanfaat untuk orangtua.

    BalasHapus
  18. Anak saya yang nomor dua, ngomong pas masih kecil suka kebalik juga. Dan malah ke tingkah laku, misal pake sandal ya kebalik. Alhamdulilah ketika beranjak besar sudah normal. Btw, mantap banget ulasan disleksianya mbak. Jadi makin tahu tentang disleksia

    BalasHapus
  19. Wah artikel ini bagus banget mbak. Informatif dan edukatif.

    BalasHapus
  20. Bermanfaat banget sharingnya mbak. Saya baru tau kalo disleksia itu juga berpengaruh pada keturunan.

    BalasHapus
  21. Ternyata disleksia faktor genetik juga ya aku baru tau nih, pantesan aja adikku waktu kecil ngomongnya suka kebalik kalau bilang bedak jadi tebak, sekatang anaknya juga gitu ngomong suka kebalik.

    BalasHapus
  22. Saya belum pernah sih mba ketemu langsung dengan seseorang yg mengalami disleksia, cuma nonton di tv aja, tp sbnrnya anak disleksia itu cerdas yah

    BalasHapus
  23. MBa aku jadi pengen bacanya lebih lanjut soal bukunya ini, jadi disleksia itu salah dalam membedakan sesuatu huruf ya. Aku sudah menikah tapi belum dikaruniani anak, penting banget menyadari sedari dini ya Mba. Ilmu banget ini, insyaALlah bakalan kepo lebih jauh soal bukunya ini

    BalasHapus
  24. Ibu-ibu kayaknya butuh banget buku ini, kakak saya pun disleksia hingga kalau ngobrol atau menyampaikan sesuatu tidak jelas dan muter-muter, sementara saya sering sekali salah penyebutan. Mungkin karena orangtua dulu masih awam pengetahuannya jadi tidak tahu apa yang terjadi pada anaknya, yang berat adalah ketika anak-anak melewati masa kanak karena sering ditertawakan

    BalasHapus
  25. PR banget buat aku inii...
    Anakku belum bisa ngomong R di saat usianya sudah hampir 8 tahun.

    Aga lega setelah membaca penjelasan di atas.
    Semoga mereka bisa tumbuh dan berkembang baik sesuai usianya.

    BalasHapus
  26. Saya kebetulan punya beberapa kenalan yang anak2nya disleksia, mereka akhirnya memutuskan buat homeschooling krn sekolah di sini rata2 gak paham soal ini. Jd penasaran pengen baca bukunya dan tau lbh soal disleksia. Banyak tokoh dunia sukses yg sebenarnya disleksia ya, hanya kudu tau kuncinya.

    BalasHapus
  27. Salah satu anakku dulu suka kebalik antara huruf d dan b, tapi skrg udah nggak sih. Alhamdulillah. Tp msh PR karena ternyata dia lemah bgt matematika, jangan2 krn dia disleksia. Hiks

    BalasHapus
  28. Aku penasaran pingin baca bukunya biar lbh tau lbh banyak lg soal disleksia. Btw, itu obrolan di grup apa sih mba, uniknya panggilannya ndan

    BalasHapus
  29. Dulu sampai pernah difilmkan loh salah satu buku yang membahas anak disleksia juga. Biasanya anak tipe begini memiliki satu kecerdasan yang luar biasa di bidang tertentu. Tinggal orang tuanya ya yang harus mencari potensi anaknya.

    BalasHapus
  30. Baru tau dari postingan ini tentang disleksia ini. Alhamdulillah anak2 dan cucu2 dianugerahi Allah jauh dari disleksia. Aamiin.

    BalasHapus